"PEMILU untuk masa depan INDONESIA yang lebih baik"

Selasa, 05 Februari 2013

Sejarah Pemilu: PEMILU 1955

Pemilu 1955 (sumber: Aceh.tribunnews.com)
PEMILU 1955 merupakan Pemilu pertama di Indonesia. Dasar Hukum nya adalah UU Pemilu Nomor 7 Tahun 1953 yang menetapkan pemilihan langsung dan memberikan hak pilih kepada semua warga negara berumur 18 tahun ke atas atau sudah berkeluarga.

Diselenggarakan 2 kali Pemilu yaitu: untuk memilih DPR dan DPRD serta untuk memilih anggota Dewan Konstituante. Sistem perwakilan ditetapkan sistem perwakilan berimbang. Wilayah RI dibagi 16 Daerah pemilihan. Setiap Dapil mendapat jatah kursi berdasar jumlah penduduk, namun dengan ketentuan setiap wilayah memiliki sekurang-kurangnya 6 kursi di Dewan Konstituante dan 3 kursi di Parlemen.

Pemilu 1955, digelar 29 September 1955 untuk memilih DPR dan DPRD. Tercatat sekitar 37.875.299 pemilih dari 43.104.464 warga yang berhak memilih. Dengan demikian dari data ini, menunjukan tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu pertama mencapai 87,65%.

Pemilu 1955 diikuti oleh 172 tanda gambar terdiri dari Parpol Nasional, Parpol Lokal dan Peserta perseorangan yang memperebutkan 257 kursi parlemen. Partai peraih suara terbanyak adalah:
Himbauan Bung Hatta untuk Pemilu (uniquecollection.wordpress.com)

1. PNI (22,3% Suara; 57 Kursi)
2. Masyumi (20,9% Suara; 57 Kursi)
3. Nahdlatul Ulama / NU (18,4% Suara; 45 Kursi)
4. PKI (16,4% Suara; 39 Kursi)
5. PSII (2,89% Suara; 8 Kursi)
6. Parkindo (2,66% Suara; 8 Kursi)
7. Partai Katolik (2,04% Suara; 6 Kursi)
8. PSI (1,99% Suara; 5 Kursi)
9. IPKI (1,43% Suara; 4 Kursi)
10. Perti (1,28% Suara; 4 Kursi)


(Dirangkum oleh Meidy Tinangon dari: Puspoyo, W; Pemilu Indonesia 1955-2009)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar